detikcom
Jumat, 16/08/2013 13:17 WIB

Serukan Jihad di Mesir dan Suriah, Imam di Arab Saudi Justru Ditangkap

Midi Hardiani - detikRamadan
Polisi Arab Saudi. (Ilustrasi/reuters)
Riyadh - Seorang imam masjid di Riyadh ditangkap keamanan Arab Saudi. Imam tersebut diduga mendorong kaum muda untuk pergi berjihad dan angkat senjata di wilayah muslim yang dilanda perang.

Seperti Dikutip dari Saudi Gazatte, Jumat (16/8/2013), surat kabar Al-Hayat melaporkan pada Kamis kemarin bahwa sang imam menyampaikan seruannya itu saat khutbah Idul Fitri yang lalu. Setelah khutbah, dia langsung ditangkap.

Surat kabar itu tidak menyebutkan nama imam tetapi mengatakan bahwa imam tersebut menyampaikan khutbahnya di Masjid Sheikh Mohammed bin Abdul Wahab Al-Salam, Riyadh timur.

Kementerian Urusan Wakaf, Dakwah dan Bimbingan Islam telah bergerak cepat untuk menangguhkan imam, yang juga menyerukan pembebasan seorang teroris wanita Saudi yang dijuluki "Al-Qaeda Lady", yang telah dipenjara atas tuduhan mendukung teroris.

Kementerian telah menghentikannya dari memimpin salat dan menyampaikan khutbah. Langkah-langkah hukuman lebih lanjut akan diambil terhadapnya.

Wakil Kementerian untuk Urusan Masjid Dr Tawfiq Al-Sudairy mengatakan kementerian bekerjasama dengan pihak yang berwenang segera setelah salat Id untuk menangani masalah ini dan menambahkan bahwa imam tidak boleh menyimpang dari aturan Islam dan prinsip-prinsip dalam khutbah mereka.

Al-Sudairy menambahkan bahwa kementerian telah memberikan imam kebebasan untuk mempersiapkan khutbah mereka sendiri dan menentukan topik yang mereka ingin bahas karena kepercayaan yang berkelanjutan telah diberikan kepada mereka karena para imam telah melewati tes dan wawancara.

Namun ia menggambarkan bahwa tindakan imam kali ini sebagai suatu tindakan yang "tidak dapat diterima" karena ia melanggar norma-norma Islam dalam khutbahnya.

Imam diduga menuduh ulama membiarkan Mujahidin di penjara dan meminta mereka untuk mendukung para tahanan ini melalui fatwa (fatwa agama) dan sikap pribadi mereka.

Dia meminta jamaah untuk berjihad dan mendukung mujahidin dengan uang. Ia juga mendesak semua ibu untuk membesarkan anak-anak mereka untuk menjadi pendukung nyata jihad dan promotor kebajikan.

"Banyak singa muslim (mujahidin) telah pergi ke Suriah untuk melawan tiran (Bashar Al-Assad) dan membela Islam," katanya.

Ia juga memuji apa yang dilakukan tokoh teroris Al-Qaeda Abu Bakar Al-Baghdadi, yang dikabarkan membebaskan tahanan di sejumlah penjara Irak awal bulan ini.

Sang Imam mendorong pemuda Muslim untuk melakukan perjalanan ke Mesir untuk berjuang bersama para anggota Ikhwanul Muslimin.

50 menit khotbah didistribusikan secara luas di situs jejaring sosial, dan memunculkan respon yang kuat dari berbagai pihak.

( rmd / rmd )


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: ramdhan[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi sales[at]detik.com

    Kirim Pertanyaan + Indeks
    MustRead close