detikcom
Jumat, 02/08/2013 12:05 WIB

Al Hikamussalafiyyah, Pesantren Berusia 2 Abad di Purwakarta

Mohammad Yasir - detikRamadan
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyyah Cipulus didirikan pada tahun 1840 oleh KH Ahmad bin Kyai Nurkoyyim yang akrab dipanggil Ajengan Emed. Pesantren sederhana ini didirikannya di wilayah bekas ibukota Karawang, di Kecamatan Wanayasa, Purwakarta.

Ajengan Emed merupakan santri kesayangan ulama dan pahlawan besar Jawa Barat, Maulana Syekh Yusuf. Ajengan Emed adalah murid yang rajin, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Dia menyerap dengan baik segala ilmu mulai dari ilmu agama Islam hingga ilmu strategi perang yang memang dibutuhkan pada saat itu.

Saat itu, Belanda gencar melakukan tekanan terhadap rakyat Indonesia. Kondisi itulah yang membuatnya bercita-cita untuk mendirikan pesantren yang bertujuan untuk menghimpun para santri untuk menyebarkan agama Islam serta membantu meraih kemerdekaan.

Pesantren tersebut dipimpinnya langsung hingga Ajengan Emed wafat dan kemudian diteruskan oleh KH Nasyir (1987-1900), KH M Arief (1900-1920), Kyai Sueb (1920-1937), KH Masduki (1937-1942), kemudian KH Z Abidin (1942-1957).

Pada tahun 1957, pesantren ini sempat bubar karena adanya gangguan dari DI/TII yang sedang berkecamuk di daerah itu. Pimpinan pesantren saat itu akhirnya memutuskan untuk mengamankan pesantren dan seluruh santrinya ke kota lain yang lebih aman.

Setelah situasi aman pada 1963, KH Ijudin yang akrab dipanggil Ama Cipulus berniat meneruskan pesantren Al Hikamussalafiyyah. Ama Cipulus mendirikan sebuah rumah dan langgar sederhana di atas tanah wakaf seluas 0,25 hektar di Kampung Cipulus Kecamatan Wanayasa. Perkembangan pesantren menjadi sangat pesat sejak saat itu. Jumlah santri terus bertambah sehingga rumah dan langgar tidak mampu menampungnya.

Kemudian dibangunlah sebuah pondok asrama sederhana, tiangnya berupa kayu seadanya, berdinding anyaman bambu dan dikerjakan langsung oleh para santri dan masyarakat sekitar. Next

Halaman 1 2


( sip / rmd )



Twitter Recommendation
Redaksi: ramdhan[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com

Kirim Pertanyaan + Indeks