detikcom
Selasa, 16/08/2011 09:42 WIB

Undangan Makan Saat Puasa

Alif Magz - detikRamadan
Jakarta - Al-Hajjaj dalam perjalanan dari Mekkah menuju Madinah. Ketika tiba waktu makan, dia memerintahkan pengawalnya untuk mencari siapa yang dapat menemaninya. Pengawalnya menemukan seorang penggembala yang sedang tidur, lalu membangunkannya agar menemui al-Hajjaj.

Ketika tiba, ia diperintahkan oleh sang panglima agar mencuci tangannya untuk makan bersama. Tetapi sang penggembala berkata:
"Aku telah mendapat undangan dari siapa yang lebih mulia dari Anda dan aku telah berjanji untuk memenuhi undangannya."
"Siapakah dia?"
"Tuhan seru sekalian alam. Dia mengajakku berpuasa, maka aku kini sedang berpuasa."

Al-Hajjaj merayunya dan berkata:
"Makanlah hari ini bersamaku dan berpuasalah besok."
"Dapatkah Engkau menjamin bahwa hari esok masih kujumpai?"
"Tentu saja tidak."
"Bagaimana Engkau menawarkan untukku mengganti sesuatu yang tidak Engkau jamin dengan sesuatu yang telah terjamin?"

Al-Hajaj kehabisan akal lalu merayu dengan berkata:
"Makanlah, ini adalah makanan yang sangat lezat!"
"Bukan Anda yang menjadikannya lezat, tetapi afiat."

(Sumber buku: Yang sarat dan yang Bijak – M Quraish Shihab)

(Hikayat ini merupakan kerja sama detikcom dengan www.alifmagz.com)



( gst / vit )



Twitter Recommendation
Redaksi: ramdhan[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com

Kirim Pertanyaan + Indeks