detikcom
Sabtu, 06/08/2011 09:48 WIB

Isyarat Kematian

Alif Magz - detikRamadan
Jakarta - Konon ada seseorang yang bersahabat dengan malaikat maut. Jika malaikat itu datang kepadanya, ia bertanya, "Apakah Engkau datang bertugas mencabut nyawaku atau sekedar berkunjung." Malaikat itu selalu berkata, "Sekadar berkunjung."

Orang itu meminta kepada malaikat agar memberinya isyarat/ tanda beberapa waktu sebelum ia datang bertugas mencabut ruhnya agar dapat lebih siap. Setelah sekian lama, malaikat itu datang untuk mencabut nyawa temannya itu. Tapi orang itu keberatan dan mengingatkan malaikat akan janjinya member isyarat.

Malaikat tersebut berkata, "Aku sudah memberimu isyarat". "Belum," kata temannya.

"Bagaimana belum, padahal bukan satu isyarat saja yang mengunjungimu. Bukankah telah membungkuk punggungmu setelah sebelumnya lurus? Bukankah telah memutih rambutmu setelah sebelumnya hitam? Bukankah telah rontok gigimu setelah sebelumnya kokoh?"

Bukankah telah gemetar suaramu setelah sebelumnya nyaring? Bukankah telah melemah tubuhmu setelah sebelumnya kuat? Bukankah telah kabur matamu setelah sebelumnya jelas? Bukan hanya satu isyarat yang telah mendatangimu, tetapi banyak! Mengapa Engkau mengecamku? Kini aku datang bertugas setelah memenuhi janjiku.

(Sumber buku: Yang Ringan Yang Jenaka – M Quraish Shihab)

(Hikayat ini merupakan kerja sama detikcom dengan www.alifmagz.com)

( gst / vit )


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: ramdhan[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi sales[at]detik.com

    Kirim Pertanyaan + Indeks
    MustRead close