Senin, 01/08/2011 14:50 WIB
Indahnya Kebersamaan
Ahmad Shonhaji - detikRamadan
Jakarta - "Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan". (QS Nuh: 28)Kebahagian batin itu hadir pada saat seseorang bisa memberikan sesuatu yang terbaik dan terindah kepada orang lain. Seorang politisi akan bahagia saat amanah simpatisannya tertunaikan. Kebahagiaan pimpinan perusahaan akan nampak ketika karyawannya tersenyum puas atas penghargaan dan kompensasi yang diterima. Senyuman dan doa anak yatim memberikan makna tersendiri bagi kaum aghniya. Rasa bahagia orangtua melihat anaknya bersorak kegirangan saat mendapatkan hadiah. Apalagi kebahagiaan terindah akan dirasakan seorang anak ketika memberikan hadiah berangkat haji kepada orangtuanya.
Namun seringkali kita terlupakan memaknai kebahagiaan orang lain. Ternyata tidak semua kebahagiaan seseorang diukur dengan besarnya materi yang diterima atau tingginya kedudukan yang diberi. Bahkan sering membuat orang menangis ketika harta, kedudukan dan pangkat didapat namun ia malah kehilangan makna kebersamaan.
Hasan pria berusia 58 tahun itu duduk bersandar di bawah tangga Bab Malik Abdul Aziz sambil memandang ka'bah. Ia tengah merasakan kesendirianya saat berada ditengah jutaan manusia. Ketika tatapan matanya melihat seorang gadis yang dengan lembutnya menuntun ibunya yang sudah tua untuk menuruni anak tangga dan dengan sabarnya menggiringnya tawaf keliling ka'bah.
Disudut lain matanya menatap haru seorang perempuan muda yang sedang mendorong kursi roda pria tua yang buta. Hatinya bergetar, ya Allah bukankah anak itu sama dan seusia dengan anak perempuanku satu-satunya? Matanya jauh menerawang anaknya yang saat itu sedang menapak kesuksesan di Negeri Kanguru Australia.
Memaknai kebersamaan di tengah suasana Ramadan memiliki makna tersendiri, apalagi saat Idul Fitri menjelang. Nuansa saling berbagi untuk bisa berkumpul bersama keluarga dengan tradisi mudik melahirkan kebahagiaan. Transportasi yang tinggi, kemacetan dan kelelahan malah menambah kekuatan ruhiah untuk bisa memaknai indahnya kebersamaan. Wallahu a'lam bis showab.
( gst / vit )
Buruan BBM-an dengan BlackBerry® Curve™ 8520, kini hanya RP. 1.990.000,-
Baca juga:
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi bagian periklanan,
telepon 021-7941177 (ext.526).
Informasi pemasangan iklan
hubungi bagian periklanan,
telepon 021-7941177 (ext.526).
Berita Lain
- Senin, 05/09/2011 08:28 WIB
Hakikat Kebangkrutan
- Minggu, 04/09/2011 15:13 WIB
Meraih Kebaikan Dunia & Segala Isinya
- Minggu, 04/09/2011 09:44 WIB
Kelembutan Allah
- Sabtu, 03/09/2011 12:00 WIB
Memelihara Tali Silaturahmi
- Sabtu, 03/09/2011 09:54 WIB
Puasa, Pembinaan Akhlak, dan Sikap Umat
- Jumat, 02/09/2011 08:44 WIB
Ketika Para Pembesar Mulai Melanggar
-
Selasa, 30/08/2011 13:04 WIB
Kebersihan Adalah Setengah dari Keimanan (2)
-
Selasa, 30/08/2011 08:33 WIB
Memaafkan di Hari yang Fitri
-
Senin, 29/08/2011 17:40 WIB
Kebersihan Adalah Setengah dari Keimanan (1)
-
Senin, 29/08/2011 14:30 WIB
Antara Zakat dan Pengangguran
-
Minggu, 28/08/2011 14:37 WIB
Ramadan Melahirkan Ahli Dzikir
-
Minggu, 28/08/2011 12:22 WIB
Doa Ketika Mendapatkan Musibah

Sending your message