detikcom
Minggu, 05/09/2010 09:47 WIB

Menunjuk Saat Tasyahud

Alifmagz - detikRamadan
Jakarta - Tanya:
Assalamualaikum. Di sebuah hadits meriwayatkan bahwa saat tasyahud Nabi menunjuk pada bacaaan 'attahiyatul...', bukan pada saat membaca 'asyhaduallahillahaillallah...' seperti kebanyakan orang saat ini. Mana yang benar?

(Zainudin, zainudin_jyuubi@mocospace.com)

Jawab:
Banyak cara yang diajarkan oleh ulama. Mazhab Malik mengajarkan agar menutup semua jari-jari tangan kanan kecuali jari telunjuk dan ibu jari kemudian menggerak-gerakkan ibu jari secara perlahan ke kiri dan ke kanan sejak awal tahiyat/ tasyahud hingga akhir—baik yang pertama maupun yang kedua. Mazhab Hanafi menganjurkan meluruskan jari telunjuk ketika membaca syahadat saja, yakni ketika membaca la ilaha dan menghentikannya ketika membaca illallah.

Imam asy-Syfi'i menganjurkan menutup semua jari tangan kanan kecuali jari telunjuk dan ini baru diluruskan ketika membaca illallah. Pendapat ini mirip pendapat mazhab Hanbali. Agaknya hal tersebut untuk menunjuk keesaan Allah yang dimantapkan dalam hati, terucapkan oleh lidah sekaligus diperankan dengan perbuatan yang pada saat salat dilambangkan dengan jari telunjuk yang diluruskan itu. Inilah cara yang biasa saya lakukan. Betapapun, semua bersepakat bahwa hal tersebut tidak wajib. Demikian, wallahu a'lam.

(M Quraish Shihab, Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur'an)

(Qur'an and Answer ini merupakan kerjasama dengan www.alifmagz.com)
( gst / vta )


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: ramdhan[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi sales[at]detik.com

    berita
    terbaru
    Kirim Pertanyaan + Indeks
    MustRead close