Sabtu, 12/09/2009 11:35 WIB

Billboard 'Why Islam?' Mejeng di Bay Area AS Selama Ramadan

Nograhany Widhi K - detikRamadan
Billboard 'Why Islam?' Mejeng di Bay Area AS Selama Ramadan
(Foto: Flickr.com)
San Fransisco - Tulisan 'Why Islam?' mejeng di billboard besar di Bay Area, California, Amerika Serikat (AS). Cara kreatif memanfaatkan momentum Ramadan untuk melawan stigma negatif pada Islam pasca kejadian 9/11.
 
Ya, billboard yang gede-gede dengan tulisan 'Why Islam?' itu terlihat tidak biasa di Bay Area, di tengah maraknya billboard barang-barang konsumsi seperti barang-barang elektronik atau ajakan belanja ke mal. Tapi, itulah yang terlihat di beberapa spot billboard di Bay Area, seperti di San Jose, Santa Clara dan Concord seperti di lansir dari mercurynews.com, Sabtu (12/9/2009).

Bay Area merupakan kawasan bisnis elit yang dikelilingi kota-kota metropolitan di California Utara seperti San Fransisco (pusat keuangan di Bay Area dan berpenduduk terpadat kedua di AS setelah New York), San Jose (pusat Silicon Valley), dan Oakland (pusat manufaktur dan distribusi).

Selain tulisan 'Why Islam?', dalam papan iklan besar itu juga menawarkan Al Quran gratis, plus memasang nomor telepon bebas pulsa bila ada orang-orang yang ingin tahu, bertanya tentang Islam. Petugas yang ada di nomor itu siap meluruskan kesalahpahaman warga AS tentang Islam selama ini.

Ide iklan kreatif ini digagas Islamic Community of North America (ICNA). Tujuan kampanye ini adalah untuk mengedukasi masyarakat AS dan memerangi stigma negatif Islam yang diidentikkan dengan teroris pasca kejadian 9/11.

"Cara kampanye ini akan menunjukkan pada publik bahwa Muslim adalah pekerja keras, cinta keluarga. Sejak 11 September 2001 Islam telah dipersepsi negatif. Islam tidak sama dengan terorisme," tegas koordinator gerakan iklan dari ICNA bagian Bay Area, Ahmad Khaleel (30).

Sementara sukarelawan ICNA Ashfaq Parkar mengatakan setiap billboard berbiaya US$ 1.000-US$ 5 ribu. Sementara untuk papan iklan yang lebih kecil berbiaya US$ 200-US$ 500 per lembar. Setidaknya ada 4 billboard besar di sepanjang jalan raya di San Jose dan Concord, 8 papan iklan di halte bus, beberapa poster di San Jose dan Santa Clara dan beberapa iklan di 35 badan bus di kawasan Bay Area. Iklan dan kampanye itu dipasang sejak tanggal 31 Agustus 2009 lalu dan akan berlangsung 1 bulan.

"Kita puasa saat Ramadan, begitu juga Katolik dan Yahudi. Kita sadar kita itu agama minoritas di negara ini, yang kita butuhkan dalah cara yang lebih baik untuk mengedukasi orang-orang bahwa kita sama dengan agama lain," ujar Parkar sukarelawan yang tingal di New Jersey.

Cara berkampanye melalui billboard ini sebenarnya sudah dimulai setahun sebelum serangan teroris ke menara World Trade Center (WTC) 11 September 2001 lalu. Salah satu penggagasnya adalah Tariq Amanullah yang juga menjadi korban serangan karena berada di menara WTC hari itu. Warga AS mengenang 8 tahun serangan 9/11 itu pada Jumat 11 September kemarin.

ICNA menganggap momentum ini dianggap tepat untuk meluruskan stigma negatif tentang Islam yang berkembang sejak peristiwa 9/11, apalagi bertepatan dengan bulan Ramadan. ( nwk / nwk )

Buruan BBM-an dengan BlackBerry® Curve™ 8520, kini hanya RP. 1.990.000,-



Share


Baca juga:


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi bagian periklanan,
telepon 021-7941177 (ext.526).

Berita Lain

Indeks Berita