Senin, 07/09/2009 13:59 WIB

Incar Pernik Lebaran Impor, Warga Jubeli Pasar Bawah Pekanbaru

Chaidir Anwar Tanjung - detikRamadan
Incar Pernik Lebaran Impor, Warga Jubeli Pasar Bawah Pekanbaru
Toples impor yang cantik di Pasar Bawah
Pekanbaru - Pasar Bawah Pekanbaru yang dijuluki pasar wisata mulai diserbu warga. Pernak pernik Lebaran impor menjadi incaran utama.

Pasar Bawah ini letaknya di Kecamatan Senapelan di tepi Sungai Siak yang membelah ibukota Provinsi Riau. Pasar ini sejak dulu dikenal sebagai gudangnya penjualan barang-barang luar negeri.

Di pasar yang berlantai 3 ini, 70 persen barang di pasar ini diimpor dari Timur Tengah, Eropa, Malaysia dan Thailand. Barang yang sebagian di antaranya ilegal ini masuk ke Pekanbaru langsung melalui jalur Sungai Siak.

Tengok saja misalnya, keramik dari yang kecil sampai keramik berukuran raksasa. Di situ juga ada berbagai jenis kristal dan karpet.

Selain menjual perabot rumah tangga, di pasar itu juga dapat ditemui berbagai jenis pakaian, sepatu dan ikat pinggang. Selain menjajakan produk luar negeri juga tersedia produk dalam negeri.

detikRamadan yang menyempatkan diri berkunjung menjelang Lebaran ini, Senin (07/09/2009) merasakan pasar ini sekarang mulai disesaki pengunjung. Rasa gerah terasa di sana, maklum pasar ini tidak dilengkapi AC.

Masing-masing kios hanya bermodalkan kipas angin. Tak heran bila menjelang Lebaran seperti sekarang ini, pengunjung yang akan berbelanja bermandikan keringat.

Namun kondisi pasar yang terasa panas dan sesak pengunjung tidak menyurutkan warga untuk berbelanja. Warga pun mulai memborong pernak pernik untuk Lebaran. Misalkan saja, tempat kue untuk di hari fitri nanti.

Penjualan tempat kue terlihat laris manis. Tempat hidangan masakan Lebaran itu sebagian besar produk luar negeri yang dicari warga. Sebab, saban tahun tempat sajian kue itu terus saja berubah.

Misalnya saja, tempat kue berbentuk toples dari kaca. Bila tahun sebelumnya toplesnya hanya kaca bening, kini toples itu lebih menarik lagi karena dihiasi warna-warni yang mencolok.

"Modelnya saban tahun terus berganti. Itu sebabnya, tempat-tempat kue menjadi incaran warga. Ini belum lagi berbagai model hiasan untuk gelas," kata Ny Rodiah pedagang di Pasar Bawah dalam obrolan dengan detikRamadan.

Selain itu warga juga menyerbu alas meja tamu, sarung bantal kursi serta gorden. Semua jenis ini merupakan produk impor. Barang-barang jenis itu sebagian besar dari Malaysia, Timur Tengah.

"Belanja di sini tidak pernah bosan. Karena semua jenis barang terus silih berganti berbagai model," ungkap Ny Elis salah seorang warga yang berbelanja.

Memang untuk berbelanja di Pasar Bawah ini, harus yang berkantong tebal. Sebab, memang harganya sedikit lebih mahal dibandingkan produk dalam negeri.

Kendati demikian di sini juga dijual berbagai pernak pernik kalung dan gelang yang harganya cukup terjangkau. Gelang dan kalung hiasan untuk para wanita yang berasal dari Timur Tengah, dan produk Eropa bisa dibeli dengan harga satuan Rp 30 ribu.

"Gelang dan kalung hiasannya sangat unik-unik sekali. Saya borong ada 10 buah untuk oleh-oleh dibawa pulang kampung di Sumatera Barat," kata Indah Sintia, mahasiswa yang berbelanja di Pasar Bawah.
( cha / nwk )

Buruan BBM-an dengan BlackBerry® Curve™ 8520, kini hanya RP. 1.990.000,-



Share


Baca juga:


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi bagian periklanan,
telepon 021-7941177 (ext.526).

Berita Lain

Indeks Berita